Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Sabtu, 09 November 2019

Inilah 5 Tips Mengatasi Alergi Susu Sapi Pada Anak

Inilah-5-Tips-Mengatasi-Alergi-Susu-Sapi-Pada-Anak
Susu sapi menjadi minuman favorit semua kalangan, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. Selain rasanya yang manis, susu sapi juga mengandung nutrisi penting yang baik bagi tubuh, seperti berbagai macam vitamin, magnesium, kalsium, protein, fosfor, zinc, lemak, dan lain-lain. Meskipun manfaat yang didapatkan cukup banyak, tak sedikit yang mengalami alergi susu sapi. Dampak alergi pada susu bermacam-macam, seperti mual, muntah, pusing, masalah pencernaan, dan lain sebagainya.

Alergi susu sapi merupakan alergi yang dipicu oleh sistem imun, yang mana sistem kekebalan tubuh tersebut tidak dapat merespon produk olahan susu sapi secara normal. Alergi ini umumnya diderita oleh anak-anak yang mulai berhenti mengonsumsi Air Susu Ibu (ASI). Kasus seperti ini tentu saja tidak bisa dianggap remeh karena dampak alergi pada susu bisa saja membahayakan kondisi si kecil.

Namun, alergi susu sapi tidak sama dengan intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa merupakan salah satu kondisi sistem pencernaan si bayi atau anak tidak memiliki enzim laktase, sehingga ia menolak untuk mendapat asupan susu sapi karena laktosa pada produk susu sulit dicerna. Jika hal ini sudah terlanjur terjadi, maka penanganan lebih lanjut harus dilakukan.

Mengatasi Alergi Susu Sapi Pada Anak
Lalu, bagaimana cara mengatasi alergi susu sapi pada anak? Simak rangkumannya di bawah ini.
  1. Mengganti produk susu
Hal pertama yang perlu kamu lakukan yaitu dengan mengganti produk susu. Produk susu alternatif yang bisa kamu gunakan untuk si kecil diantaranya susu kedelai, susu kambing, susu kacang almond, dan masih banyak lagi. Kandungan pada susu-susu olahan tersebut hampir sama baiknya dengan susu sapi, yaitu mengandung vitamin D, kalsium, protein, serat, dan masih banyak lagi.
  1. Mencari alternatif makanan lain
Jika si kecil menolak untuk mengonsumsi aneka jenis susu, kamu harus mencari alternatif asupan lain agar kebutuhan gizinya tetap terpenuhi. Kamu bisa mencari asupan lain yang nutrisinya hampir sama dengan susu sapi, yaitu yang mengandung kalsium, protein, vitamin B12 dan D. Kamu bisa memberikan makanan pengganti seperti ikan salmon, sarden, tuna, bayam, brokoli, telur, dan kedelai. Makanan-makanan tersebut tentu saja sangat mudah ditemukan.
  1. Menghindari olahan produk susu sapi
Selain menghindari langsung produk susu sapi, sebisa mungkin jauhkan berbagai produk olahan susu sapi dari si kecil. Misalnya, produk-produk olahan susu sapi berupa yoghurt, coklat, kue, permen, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, kamu harus tetap memperhatikan label yang ada pada setiap olahan makanan, ya!
  1. Berkonsultasi dengan dokter anak
Agar penanganan lebih tepat, sebaiknya konsultasikan kondisi si kecil pada dokter anak. Ceritakan riwayat alergi dan tanyakan langkah apa yang sebaiknya dilakukan. Dengan adanya saran dari dokter, kamu tidak perlu lagi khawatir untuk bisa memenuhi kebutuhan gizi si kecil.
Dokter biasanya akan menyarankan kamu untuk menggunakan susu formula yang terhidrolisa sebagian untuk mencegah terjadinya alergi susu sapi pada anak yang memiliki alergi yang disebabkan oleh keturunan.
  1. Mendapatkan vitamin D dari sinar matahari
Agar si kecil mendapatkan nutrisi vitamin D yang cukup, suruhlah ia untuk berjemur di bawah sinar matahari sekitar pukul sembilan atau sepuluh pagi. Sinar matahari pagi mengandung vitamin D yang cukup tinggi. Selain itu, sinar matahari juga bisa membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah penyakit kulit, dan lain sebagainya.

Itulah lima cara mengatasi alergi susu sapi pada anak. Jika dampak alergi pada susu sapi mulai terlihat pada anak, segera lakukan penangan pertama. Jika sakit berlanjut, segera hubungi dokter.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar