Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Sabtu, 11 Januari 2020

Demam Hilang Timbul Berkepanjangan? Hati-hati, Itu Gejala Umum Kanker Sarkoma Ewing.

Sumber: Xiexie.com
Gejala Kanker Sarkoma Ewing.

Keluhan nyeri adalah gejala umum pengidap kanker sarkoma ewing. Rasa sakit ini bersifat ringan biasanya hilang dan timbul pada tahap awal. Tidak hanya rasa sakit, pengidap kanker sarkoma ini juga kemungkinan dapat mengalami demam, kemerahan, dan pembengkakan pada bagian yang terkena kanker. Perlu diketahui bahwa gejala kanker sarkoma ewing ini bervariasi, tergantung pada seberapa besar ukuran dan lokasi tumor. Nah, gejala utama dari kanker ini adalah nyeri dan pembengkakan yang terjadi di daerah di mana tumor bentuknya, misalnya pada lengan, tungkai, panggul, ataupun dada. Gejala-gejala tersebut biasanya muncul ketika tumor mulai membesar dan menekan jaringan di sekitarnya.

Nyeri yang dirasakan dapat berlangsung selama beberapa minggu atau bahkan bulan, dan akan semakin memburuk ketika pasien melakukan olahraga atau pada malam hari. Terkadang gejala kanker ini disertai dengan kemunculan sebuah benjolan di permukaan kulit yang jika disentuh akan terasa hangat dan lunak.

Nah, berikut ini adalah beberapa gejala umum kanker sarkoma ewing lainnya.
  1. Demam hilang timbul yang berkepanjangan.
  2. Tubuh terasa mudah lelah.
  3. Nafsu makan hilang.
  4. Berat badan turun drastis.
  5. Pucat.
  6. Tulang patah tanpa sebab yang jelas.
  7. Kelumpuhan atau inkontinensia urine, apabila tumor tumbuh di dekat tulang belakang.
Kapan Penderita Harus Ke Dokter?

Secepatnya periksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala yang telah disebutkan di atas. Gejala sarkoma ewing ini juga dapat menyerupai gejala penyakit lain, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan supaya kanker dapat terdeteksi sejak awal dan langkah pengobatan dapat segera dilakukan.

Apabila pengobatan yang dilakukan sukses dan berhasil menghilangkan sel kanker, maka penderita masih dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan secara berkala selama beberapa tahun. Hal ini penting dilakukan karena kanker sarkoma ewing memiliki risiko untuk muncul kembali, walaupun pasien telah dinyatakan sembuh oleh dokter.

Penyebab dan Faktor Risiko Sarkoma Ewing.

Hal-hal yang menjadi penyebab kanker sarkoma ewing masih belum diketahui secara pasti, tapi kondisi ini diperkirakan muncul akibat mutasi genetik yang terjadi setelah lahir.

Menurut beberapa penelitian yang dilansir dari laman Alodokter, menunjukkan bahwa kanker sarkoma ewing sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan faktor keturunan, paparan radiasi, bahan kimia berbahaya, atau faktor lingkungan. Sehingga menyebabkan faktor risiko kanker ini juga masih belum juga diketahui.

Namun, menurut laman Honest Doc, kanker sarkoma ewing ini merupakan salah satu penyakit dengan kelainan genetik yang diakibatkan oleh kesalahan rekombinasi kromosom yang dapat menyebabkan sel yang semula normal berubah menjadi sel yang ganas. Meskipun terjadi translokasi pada kromosom, kanker sarkoma ewing tidak dapat diturunkan dari orang tua kepada anaknya. 

Seseorang yang menderita kanker sarkoma ewing tidak memperoleh penyakit tersebut dari orang tuanya dan tidak juga akan menurunkan resiko menderita kanker ini kepada keturunannya. Begitu juga dengan saudara yang sedarah dari pasien yang menderita kanker sarkoma ewing pun tidak memiliki resiko menderita penyakit yang sama.

Bagi orang dewasa, faktor risiko dari sarkoma ewing bisa saja dipengaruhi dari akumulasi gaya hidup, kebiasaan merokok, berat badan, aktivitas fisik, dan pola makan. 

Akan tetapi ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan sehari-hari untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko terkena kanker, seperti mengonsumsi makanan yang sehat dan olahraga secara teratur. Nah, demikian ulasan artikel ini. Sekian. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk cek kesehatan secara berkala.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar