Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Sabtu, 12 September 2020

5 Tips Penting Agar Cepat Hamil Setelah Berhenti KB

Tidak sedikit dari perempuan yang mengeluh atau mengalami kesulitan untuk kembali hamil setelah berhenti menggunakan KB. Seringkali terjadi bagi pengguna KB hormonal berupa suntik dan pil dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga muncul persepsi bahwa KB dapat membuat Anda jadi tidak subur. Padahal kenyataannya tidak seperti yang dibicarakan.

KB hanya berguna dalam memperlambat proses kehamilan, bukan menurunkan kesuburan. Kesulitan hamil usai menggunakan KB bisa dikarenakan oleh tubuh yang membutuhkan waktu sendiri untuk mengembalikan kesuburan. Salah satunya dipicu oleh sisa hormon yang masih tersimpan di dalam lemak. Agar keseimbangan hormon kembali terjaga, tak ada salahnya menerapkan tips agar cepat hamil seperti berikut.

1. Membiarkan Tubuh Kembali Normal Setelah Melepas KB

Bagi pengguna KB, seperti pil dan hormon Anda wajib bersabar karena adanya kemungkinan program hamil akan tertunda beberapa saat. Tubuh perempuan butuh beberapa periode menstruasi sampai proses ovulasi kembali normal dan siap untuk mengandung. Biasanya, kembalinya masa subur ditandai dengan siklus menstruasi yang mulai berjalan teratur setelah berhenti KB suntik 3 bulan.

Meski begitu, kejadian ini tidak selalu dialami di tiap pasangan. Tetap ada kemungkinan segera hamil setelah melepas alat KB. Menerapkan gaya hidup sehat serta mengkonsumsi vitamin B dan asam folat sangat membantu dalam mendukung kehamilan.

2. Melakukan Hubungan di Masa Subur

Kehamilan terjadi karena adanya proses pembuahan. Melakukan hubungan dengan pasangan sebelum ovulasi meningkatkan peluang untuk segera hamil. Kemungkinan besar masih ada sperma yang bertemu sel telur pada masa tersebut. Sperma dapat bertahan dalam rahim dan saluran tuba falopi selama 2-3 hari, tapi sel telur hanya bertahan 12-24 jam saat ovulasi.

Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang teratur, yaitu 28 hari patut memperhatikan hal seperti kapan waktu yang tepat untuk berhubungan. Biasanya setelah menstruasi, atau mulai dari hari ke-10. Ketika alat tes kesuburan menunjukkan waktu ovulasi (sekitar hari ke-12), coba melakukan hubungan dengan pasangan pada hari tersebut atau  2 hari setelahnya.

3. Menjauhi Stress

Ketidakseimbangan hormon bisa berpengaruh pada siklus menstruasi menjadi berantakan dan tidak teratur. Ketika siklus menstruasi tidak sesuai jadwal, maka sulit bagi Anda untuk menentukan kapan masa subur tiba. Sehingga proses ovulasi bisa terlewatkan. Salah satu yang menyebabkan hormon menjadi tidak seimbang yaitu perasaan stress. Pikiran dan tubuh yang lelah berdampak buruk bagi kesehatan, terutama bagi yang sedang menjalani program kehamilan. Sebaiknya hindari pemicu stress dan atasi kondisi tersebut dengan melakukan berbagai aktivitas atau hobi Anda.

4. Konsumsi Makanan Sehat

Mengonsumsi makanan yang sehat merupakan salah satu tips agar cepat hamil yang tidak boleh dilewatkan. Makanan seperti almond yang mengandung vitamin E dan antioksidan berfungsi untuk menjaga kesuburan. Manfaat lainnya yaitu efektif melindungi DNA dalam telur serta sperma. Tidak hanya baik untuk perempuan, tapi juga bagus untuk kualitas dan kuantitas sperma pada laki-laki.

5. Kepuasan Pada Wanita

Saat berhubungan dengan pasangan, hal yang juga wajib diperhatikan yaitu kepuasan pada wanita. Perannya sangat besar dalam memperoleh kehamilan menurut sebuah penelitian. Hal tersebut bisa terjadi karena orgasme pada perempuan dapat menyebabkan kontraksi yang bisa mendorong sperma masuk ke serviks. Meski begitu, bukan berarti jika perempuan tidak mengalami orgasme, proses pembuahan akan gagal. Sperma sendiri bisa hidup di organ reproduksi perempuan selama beberapa hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar