Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Kamis, 01 Oktober 2020

Mengenal Bahaya Terinfeksi Campak Jerman


Pemerintah Indonesia menggalakkan program vaksinasi sejak kanak-kanak. Salah satu program vaksinasi wajib yang harus dilakukan setiap anak di Indonesia adalah MR. Vaksinasi MR bertujuan mencegah si kecil terkena penyakit campak dan rubella. Rubella atau campak Jerman merupakan kondisi infeksi virus pada anak atau orang dewasa yang ditandai dengan gejala kulit mengalami ruam merah. Vaksin dewasa berlaku untuk orang-orang yang tidak mendapatkan vaksinasi atau ibu hamil yang rentan terpapar infeksi virus rubella.

Penyebab dan gejala rubella

Campak Jerman atau rubella merupakan penyakit yang mudah menular dari satu orang ke orang lain lewat batuk atau percikan air liur. Kontak langsung dengan penderita bisa membuat orang yang belum mendapatkan vaksinasi gampang sekali tertular. Selain itu, ibu hamil bisa menularkan virus rubella pada janin yang dikandung.

Gejala seseorang terkena rubella antara lain ruam merah pada kulit, demam, sakit kepala, pilek, mengalami penurunan nafsu makan, mata memerah, nyeri sendi, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Jika mengalami gejala yang disebutkan, Anda sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter terdekat untuk mendapatkan penanganan.

Dampak buruk komplikasi rubella

Banyak orang yang masih belum memahami dampak buruk tertular virus rubella. Ada pula sebagian orangtua yang masih ragu memberikan vaksinasi lengkap pada buah hati karena berbagai alasan. Padahal, virus rubella bisa menyerang anak-anak dan orang dewasa termasuk ibu hamil sehingga vaksin dewasa wajib diberikan guna memberikan antibodi terhadap serangan virus ini.

Ada beberapa bahaya yang dialami penderita rubella antara lain :

1. Gejala skala ringan yang mengganggu aktivitas harian

Gejala penyakit rubella tergolong ringan dan kadang diabaikan oleh penderita. Tak heran kalau pengobatan penyakit rubella bisa dilakukan di rumah saja. Anda hanya perlu mengkonsumsi obat dari dokter untuk meringankan demam, rasa nyeri dan sakit kepala. Istirahat yang cukup bisa memulihkan diri dari penyakit rubella ini.

2. Bisa memicu infeksi telinga dan pembengkakan otak

Dampak rubella yang lebih serius bisa menyebabkan infeksi telinga dan pembengkakan otak yang ditandai dengan gejala sakit kepala berkelanjutan, nyeri telinga dan leher terasa kaku. Jika merasakan gejala yang tidak biasa, Anda wajib waspada dengan melakukan pemeriksaan dini.

3. Komplikasi kehamilan

Hal yang paling membahayakan dari tertular virus rubella adalah komplikasi kehamilan. Ya, wanita hamil wajib melakukan perencanaan kehamilan secara matang agar terhindar dari risiko penularan virus rubella. Vaksinasi merupakan upaya mencegah paparan virus campak Jerman yang bisa memicu keguguran pada trimester pertama Anda.

Komplikasi kehamilan bisa menyebabkan janin lahir dengan kondisi sindrom rubella congenital. Bayi bisa lahir dengan kondisi kelainan seperti tuli, cacat, memiliki penyakit jantung bawaan, katarak, dan gangguan perkembangan.

Lakukan vaksinasi MR yang mudah dan praktis lewat Halodoc

Sebagai calon ibu yang ingin mempersiapkan kehamilan yang normal, ada baiknya Anda konsultasi dengan dokter terpercaya di halodoc. Gunakan fitur cari dokter yang mudah untuk memulai sesi konsultasi terkait rencana kehamilan Anda. Jika perlu melakukan vaksinasi MR untuk mencegah infeksi virus rubella, kenapa tidak? Jika Anda belum pernah mendapatkan vaksinasi MMR pada usia kanak-kanak, penyuntikan vaksin bisa dilakukan kapan saja.

Yuk, gunakan fitur pemesanan jadwal pemeriksaan dan vaksinasi lewat aplikasi halodoc! Anda bisa melakukan janji temu dengan dokter di klinik terdekat untuk melakukan vaksin dewasa. Menjaga kesehatan diri dan calon buah hati dari serangan virus campak Jerman merupakan kewajiban setiap orangtua. Vaksinasi bisa melindungi diri Anda dari risiko penularan rubella seumur hidup, lho!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar