Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Kamis, 19 November 2020

Bagi Ibu Hamil, Yuk Simak Tiga Jenis Nyeri Punggung Bawah dan Cara Mengatasinya

Foto: Canva.com pro

Ketika mengalami kehamilan, wanita akan mengalami banyak perubahan yang terjadi pada tubuhnya yang dipengaruhi oleh tumbuh kembang si kecil di dalam perut. Terbagi menjadi tiga trimester atau tahap kehamilan, perubahan fisik tiap tahapnya akan berbeda-beda.

Pada trimester kedua, tubuh paling banyak berubah, hal ini menyebabkan munculnya gejala sakit nyeri punggung bawah. Yuk, simak jenis nyeri punggung bawah yang sering dirasakan ibu hamil.

Jenis Nyeri Punggung Dan Cara Mengatasinya

1. Linu Pada Panggul

Perasaan nyeri pada bagian punggung bawah yang paling sering dirasakan bagi ibu hamil adalah linu panggul. Linu ini diikuti dengan rasa nyeri yang tajam pada beberapa bagian bokong, kaki, paha dan punggung bagian bawah.

Penyebab terjadinya rasa linu yang luar biasa terjadi pada bagian panggul ini karena kepala bayi yang terus tumbuh di dalam perut, sehingga dapat menekan saraf skiatik pada tulang panggul dan menyebabkan pembengkakkan yang menyakitkan.

Untuk meredakan sakitnya secara permanen, ibu hamil dapat memilih duduk di permukaan yang sangat keras ataupun melakukan pemijatan ringan di sekitar area yang sakit. Dan juga, untuk mencegah parahnya jenis nyeri punggung bawah akibat linu panggul seperti ini, ibu hamil dapat menjaga tubuh agar selalu bugar.

Lakukan olahraga ringan setiap pagi dan menjaga berat badan ideal. Rasa nyeri punggung ini, biasanya akan hilang setelah proses persalinan selesai.

2. Nyeri Pada Tulang Bagian Belakang Lumbar

LSP atau Lumbar Spine Pain dapat terjadi pada ibu hamil di masa tahap kehamilan awal atau bahkan saat perut belum membesar. Sakit ini sering terjadi pada trimester pertama dan akan terus bertahan hingga trimester kedua.

Adanya perubahan mekanisme pada tubuh ibu hamil, dapat memperparah rasa sakit pada bagian lumbar. Karena otot-otot perut akan meregang seiring dengan pertumbuhan janin, akan menyebabkan ketegangan pada otot-otot punggung.

Jenis nyeri punggung bawah seperti ini biasanya terasa lebih ringan daripada jenis punggung lain, namun jangka waktunya lebih lama. Untuk meredakan sakitnya, ibu hamil bisa melakukan yoga sebelum melahirkan dengan modifikasi gerakan agar lebih ringan.

Karena, gerakan ringan dipercaya dapat dengan efektif meredakan nyeri yang timbul pada punggung bawah. Menjaga pikiran agar tidak stress turut membantu ibu untuk mengurangi rasa pegal dan nyeri.

3. Nyeri pada Sendi Sacroiliac

Pada trimester kedua, ibu hamil juga akan merasakan nyeri sendi yang menghentak ketika mencoba untuk mengubah posisi seperti duduk, berdiri dan juga berbaring. Nyeri ini berasal dari sendi sacroiliac yang terletak pada bagian punggung bawah.

Keluhan mengenai sacroiliac, seringkali disalah artikan dengan linu panggul. Padahal keduanya adalah jenis nyeri punggung bawah yang berbeda penyebabnya, dan memerlukan langkah pengobatan yang juga berbeda.

Nyeri punggung SJP dapat diatasi dengan mandi air hangat untuk meredakan nyerinya. Air hangat akan membuat tubuh ibu lebih rileks dan nyaman sehingga nyeri punggungnya tidak akan terasa terlalu kuat dan sakit.

Sebagai alternatif lainnya, ibu juga dapat melakukan terapi untuk menyeimbangkan berat badan dan juga menyesuaikan tulang belakang atau yang biasa disebut dengan chiropractor prenatal. Rasa sakit juga bisa mereda setelah proses persalinan.

Mengandung si kecil di dalam perut, akan membuat otot perut terus meregang seiring dengan tumbuh kembangnya. Karena volume perut yang semakin membesar, punggung akan bekerja lebih keras untuk menopang tubuh.

Hal ini yang menyebabkan ibu hamil selalu mengalami gejala nyeri punggung. Meskipun pada realitanya nyeri punggung ada banyak jenis dan penyebab yang berbeda-beda, namun secara umum akan mereda setelah proses persalinan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar